Kegiatan dipimpin langsung Danrem 063/Sunan Gunung Jati, Kolonel Inf Hista Soleh Harahap SIP MIP, sebagai bentuk perhatian pimpinan terhadap kesiapsiagaan satuan menghadapi ancaman bencana.
"Wilayah Korem 063 memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi. Karena itu diperlukan kesiapsiagaan, kecepatan bertindak, serta koordinasi yang solid agar masyarakat terlindungi," tegas Danrem.
Hadir dalam kegiatan, Dandim 0616/Indramayu Letkol Arm Tulus Widodo SE MHan, Sekda Indramayu Ir Aep Surahman mewakili Bupati, Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang SIK MH MIK, Perwakilan Kejari, PN Indramayu, DPRD, serta Kalak BPBD Indramayu Drs Dadang Oce Iskandar.
Sebagai Narasumber, Kalak BPBD Jabar, Teten Ali Mulku Engkun, Kepala BMKG Kertajati, Prof Ir Teuku Faisal Fathani ST MT PhD IPU.
Kalak BPBD Jabar menekankan pentingnya pencegahan melalui pemetaan wilayah rawan, peningkatan kapasitas SDM, kesiapan logistik, dan pemberdayaan masyarakat.
"Mitigasi adalah investasi keselamatan. Semakin siap sejak awal, semakin kecil dampak bencana," ujarnya.
Sementara itu, Kepala BMKG Kertajati menyampaikan perkembangan cuaca dan potensi ancaman hidrometeorologi.
"Informasi prakiraan dan peringatan dini BMKG harus dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan di lapangan," jelasnya. (*)
